
Penulis: Adhitya Mulya
Penerbit: Gagas Media
Lama kemudian, sopir akhirnya menyadari bahwa
tidak ada gunanya menipu Ujang karena hanya
akan membuat dirinya ingin menindih Ujang
dengan Objek berat. Dia menghentikan taksi
dan mempersilahkan ujang keluar tepat di
depan gedung besar.
Kamu jalan kesana?, ujarnya menunjuk gang
kecil. ?entar kamu tanya aja sama orang di
sana.
Oh?., Ujang mengeluarkan dompetnya dan
menyerahkan uang 50 ribu rupiah.
Wah masih kurang, Dek!
Wah, mahal ya, Pak. Saratus rebu. Ujang mah
gak punya duit segitu banyak?.
? Mata sang sopir terpejam dan bertanya salah
apa dia hari ini. Seharusnya dia tahu lebih
baik untuk tidak memilih korban yang terlalu
bodoh.
Ini ajah saya tambahin singkong, yah? kata
Ujang polos.
ARRGGGHHGHGHHHH!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar